Camat Pulau Tiga Peringatkan Pengaruh Gadget Terhadap Anak.

BERITA KEGIATAN

PULAU TIGA – Camat Pulau Tiga (Sudirman) menghadiri peringatan Hari Anak Nasional yang dilaksanakan di Desa Tanjung Batang, Minggu (26/7). Peringatan Hari Anak Nasional kali ini mengangkat tema Gembira di Rumah.

Peringatan hari anak nasional di Pulau Tiga

Mengutip pedoman pelaksaaan HAN 2020 yang diterbitkan oleh Kementerian PPPA, peringatan Hari Anak Nasional dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap perlindungan anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal, dengan mendorong keluarga Indonesia menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak.

Upaya ini akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceria, berakhlak mulia dan cinta tanah air di masa pandemi Covid-19. Peringatan HAN di masa pandemi Covid-19 ini adalah momentum untuk meningkatkan kepedulian semua pilar bangsa Indonesia, baik orang tua, keluarga, masyarakat, dunia usaha, media massa dan pemerintah terhadap pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak.

Melalui kepedulian dalam menghormati, menghargai, dan menjamin hak-hak anak tanpa diskriminasi, serta memastikan segala hal yang terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan 79,55 juta anak Indonesia secara optimal Peringatan Hari Anak Nasional dilaksanakan sebagai wujud nyata sejumlah peraturan dan perundang-undangan berikut:

1. Pasal 28B ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang.

3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

4. Keputusan Presiden RI Nomor 44 Tahun 1984 tentang Hari Anak Nasional.

5. Keputusan Presiden RI Nomor 36 Tahun 1990 tentang Pengesahan Convention on the Rights of the Child (Konvensi Hak Anak). (sumber:Tirto)

Dengan adanya kemajuan teknologi yang begitu canggih salah satunya gadget atau smartphone yang sangat berpengaruh terhadap anak diharapkan orang tua lebih membendung agar tidak salah langkah dalam menggunakan teknologi. Dapat kita lihat saat ini game-game online yang bisa mempengaruhi minat belajar anak. Kita harapkan mereka lebih tepat dalam menggunakan tekonologi. Misalnya membaca artikel dari gadget, melihat tutorial-tutorial yang bermanfaat di You Tube.

Dengan dukungan jaringan internet yang sudah cukup lancar, jangan sampai anak-anak menjadi korban dari sisi negatif teknologi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.